Subscribe via RSS Feed

Lokakarya Pengembangan Kelembagaan Dan Peningkatan Kualifikasi Dosen

Filed in Berita, featured, Universitas by on November 7, 2018 • views: 241

Pada hari Selasa, 6 November 2018, Universitas Widya Dharma Klaten menyelanggarakan lokakarya dengan tema “Pengembangan Kelembagaan Dan Peningkatan Kualifikasi Dosen Dalam Menghadapi Era Industri 4.0”. acara bertempat di Auditorium Universitas Widya Dharma Klaten selaku narasumber dalam acara ini adalah Prof. Dr. DYP. Sugiharto, M.Pd. Kons. ( Ketua lembaga layanan pendidikan tinggi wilayah VI jawa tengah ) Acara ini di hadiri ketua dan Pembina YPI, rektorat, pejabat struktural dan dosen di lingkungan Universitas Widya Dharma Klaten.

Lokakarya ini diadakan sebagai rangkaian acara dies natalis Universitas Widya Dharma Klaten ke 49. Dalam sambutannya rektor Universitas Widya Dharma Klaten, Prof. Dr. H. Triyono, M.Pd menyampaikan bahwa dalam acara ini ada beberapa hal yang ingin di angkat yaitu mengenai : Penjelasan mengenai program studi di luar kampus utama,  Peingkatan kuliafikasi dosen di era revolusi industry 4.0.  Rektor juga menyampikan bahawa di UNWIDA pada saat ini sudah terdapat pembagian tugas pokok antara universitas dan yayasan, sehingga sampai saat ini terjalin komunikasi yang baik antara yayasan dan universitas.

Prof. Dr. DYP. Sugiharto, M.Pd. Kons, selaku narasumber menyampaikan bahwa pada era revolusi industry salah satu cirinya adalah efisien, maka hal ini harus di wujudkan dengan tata kelola perguruan tinggi yang efisien, sehingga perguruan tinggi akan semakin besar. Dengan dies natalis Universitas Widya Dharma Klaten ke 49, maka harus meperhatikan 2 point,  yaitu evaluasi diri dan antisipasi. Evaluasi diri dengan melihat kondisi internal dari lembaga dan antispasi dengan melihat kondisi eksternal, khususnya dari jumlah mahasiswa baru. Dengan antisipasi inilah maka perguruan tinggi bias selalu eksis dan berkembang. Dalam menyikapi kondisi eksternal, maka perguruan tinggi harus responsive dan adaptif terhadap perubahan kondisi terkini. Pada saat ini menurut beliau, tantangan PTS sangat besar, dikarenakan dengan pada saat ini status PTS dan PTN adalah sama. Dalam melakukan pengembangan mahasiswa, pada saat ini RISTEK DIKTI sudah membuat aturan mengenai PSDKU bagi perguruan tinggi, maka hal ini merupakan tantangan besar bagi PTS, dikarenana PTN dapat membuka progdi di luar kampus utama. Beliau juga meyampiakan bahwa proses jabatan akademik dan proses sertifikasi pada saat ini sudah online, sehingga untuk meperoleh itu, maka sebagai dosedn pada saat ini harus aktif dan mempunyai komitmen personel dalam tertib admisistrasi dokumen.

Tags:

Comments are closed.