Selama dua hari, Tanggal 7 sampai dengan 8 Juli 2021, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Widya Dharma Klaten (Unwidha Klaten) melaksanakan pembekalan bagi mahasiswa calon peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) atau Kuliah Kerja Terpadu (KKT) secara daring menggunakan platform Zoom Meeting. Pembekalan dibuka oleh Rektor Unwidha Klaten, Prof. Dr. Triyono, M.Pd., diikuti oleh 305 mahasiswa. KKN/KKT yang akan dibimbing oleh 19 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ini mengambil tema “Solusi Kreatif di Era New Normal”. KKN/KKT ini merupakan implementasi dari Dharma Pengabdian Kepada Masyarakat yang merupakan salah satu dari Tridharma Perguruan Tinggi.
Bertindak sebagai narasumber dalam pembekalan KKN/KKT tahun 2021 ini adalah Kepala LPPM, Arif Julianto Sri Nugroho, SE., M.Si., Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, Drs. M. Pujodarmo, MH., dan Guru Besar Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Suratman, M.Sc.


Mahasiswa akan diterjunkan selama satu bulan, mulai 2 Agustus 2021 sampai dengan 2 September 2021 di tiga Desa Binaan, yaitu Desa Jomboran, Desa Jimbung, dan Desa Krakitan, satu Desa Mitra, yaitu Desa Karanganom, Dissos P3AKB, dan KKN/KKT secara mandiri di desa masing-masing mahasiswa. Dalam pembekalannya, Kepala LPPM menyampaikan maksud dan tujuan KKN/KKT Unwidha Klaten, yaitu (1) mewujudkan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi, pengabdian kepada masyarakat; (2) membantu mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang dipelajari secara langsung sesuai dengan teori sehingga memberi manfaat bagi masyarakat; (3) membekali mahasiswa kemampuan pendekatan masyarakat dan membentuk sikap serta perilaku untuk senantiasa peka terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat; (4) memberikan pengalaman belajar mahasiswa dalam kehidupan masyarakat dan mendewasakan kepribadian serta memperluas wawasan mahasiswa; (5) melatih mahasiswa belajar bersama masyarakat untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembangunan; dan (6) membantu pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni sebagai upaya mencapai kesejahteraan.

Dalam pelaksanaan KKN/KKT mahasiswa dapat mengambil satu atau lebih subtema dari “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Digital di Era Covid-19”, yaitu (1) kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, dan ketahanan ekonomi masyarakat; (2) supporting keselamatan masyarakat terhadap covid-19; (3) supporting pemahaman masyarakat terhadap covid-19; (4) pendampingan pendidikan selama covid-19; (5) penyusunan sistem informasi tentang covid-19; dan (6) terjun langsung dalam gugus tugas covid-19. Selain itu, mahasiswa yang diterjunkan di tiga desa binaan diharapkan dapat menyusun buku Desa Pariwisata sebagai upaya promosi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.