Subscribe via RSS Feed

REVITALISASI BAMBU MENJADI ALAT MUSIK “GANTIL”

Filed in Kegiatan Mahasiswa by on August 20, 2018 • views: 206

Dalam rangka pelaksanaan Program Hibah Bina Desa (PHBD), mahasiswa Unwidha melakukan pendampingan revitalisasi bambu menjadi alat musik “Gantil” di desa Tegalmulyo, kecamatan Kemalang. Desa yang terkenal dengan penghasil bambu karena banyak tumbuh pohon bambu di sepanjang jalan desa perlu mendapatkan perhatian perguruan tinggi dalam memanfatkan hasil tanamannya menjadi komoditi yang memiliki nilai jual tinggi.

Hal itu disambut baik oleh mahasiswa Unwidha untuk melakukan revitalisasi bambu menjadi alat musik “Gantil” melalui PHBD. PHBD merupakan salah satu program dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang ditawarkan kepada organisasi mahasiswa baik Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), maupun Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) untuk berperan serta dalam pemberdayaan masyarakat. Seluruh mahasiswa baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta diberikan kesempatan yang sama untuk mendapatkan hibah ini.

Selain melakukan pendampingan, sebagai kepedulian terhadap keindahan, mahasiswa Unwidha bersama lurah, staf dari Dinas Pariwisata, dan pembina PHBD juga menanam 1000 bibit pohon bambu kuning dan gading di pinggir lapangan Sapu Angin di desa setempat. Hal ini mahasiswa dilakukan setelah mengikuti upacara HUT RI ke 73 tahun 2018 di desa yang tidak jauh dari kawah gunung Merapi ini.

Comments are closed.