Subscribe via RSS Feed

Stadium General Oleh KPK-RI di UNWIDHA Klaten

Filed in Berita, featured, Universitas by on October 19, 2018 • views: 258

Pada hari Rabu, 17 Oktober 2018, Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) mengadakan Kuliah Umum (Stadium General) di Universitas Widya dharma ( Unwidha ) dengan tema “Peran Partisipasi Masyarakat Dan Perguruan Tinggi Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi”. Kuliah Umum tersebut dihadiri Wakil Ketua KPK RI, Sekretaris dan Fungsional KPK RI, Bupati Klaten, Forkominda Kabupaten Klaten, Rektor dan Wakil Rektor Universitas Widya dharma ( Unwidha ) dan Ketua dan Pembina Yayasan Pendidikan Indonesia Klaten serta Mahasiswa Universitas Widya dharma ( Unwidha ) dan Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta Klaten.

Rektor Universitas Widya Dharma Klaten, Prof. Dr. H. Triyono, M.Pd dalam sambutannya menyapaikan pentingnya acara ini dikarenakan mahasiswa merupakan generasi penerus , calon pemimpin bangsa, sehingga perlu dilakukan sosisali terkait tindak pidana korupsi. Beliau juga menyampikan bahwa UNWIDHA sangat mendukung keberadaan KPK dan saber pungli dalam pemberantasan tidak pidana korupsi di Indonesia.
Wakil ketua KPK-RI, Irjen. Pol. (Purn.) Basaria Panjaitan, S.H., M.H, dalam kuliah umumnya menjelaskan korupsi adalah kejahatan luar biasa karena mengakibatkan kerugian yang besar bagi Negara atau masyarakat atau korban yang banyak atau menimbulkan kepanikan, kecemasan, atau ketakutan yang luar biasa kepada masyarakat. Peran masyarakat dalam pemberantasan korupsi tentang KPK antara lain :

  • Berperan serta dalam pelaksanaan tugas dan fungsi KPK menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  • Melaporkan tindak pidana korupsi (pengaduan masyarakat);
  • Turut melakukan pendidikan, sosialisasi, dan kampaye anti korupsi;
  • Mengikuti / mengawasi proses dan mekanisme pencalonan dan pemilihan anggota komisi pemberantasan korupsi.

Beliau menyampaikan strategi dalam pemberantasan korupsi antara lain dengan efek jera dan partisipasi umum, perbaikan sistem dan partisipasi umum, membangun nilai dan partisipasi umum. Perguruan Tinggi dalam pemberantasan korupsi harus berperan menjadi pusat gerakan akademis pemberantasan korupsi dan mendorong gerakan pemberantasan korupsi baik secara lokal maupun nasional.

Tags:

Comments are closed.