KLATEN – Menjadi mahasiswa tidak hanya tentang belajar di ruang kelas. Lebih dari itu, mahasiswa juga memiliki ruang untuk mengenal lingkungan, membaca potensi daerah, sekaligus mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan di masyarakat.
Semangat tersebut menjadi pesan utama dalam Kuliah Umum Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten dalam rangka menyambut mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027, Senin (14/9/2026). Mengangkat tema “Generasi Z Sahita, Berkreasi, Berkolaborasi Mewujudkan Klaten Maju Sejahtera Berkelanjutan”, kegiatan ini menghadirkan Pejabat Sekretaris Daerah Setda Klaten, Jaka Purwanto, S.Sos., M.M., yang mewakili Bupati Klaten sebagai pembicara utama.
Digelar di Auditorium Unwidha Klaten, kuliah umum dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten, Yayasan Pendidikan Indonesia Klaten, pimpinan universitas, serta para dosen. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unwidha. Tidak sekadar menjadi agenda penyambutan, kuliah umum dirancang sebagai ruang bagi mahasiswa untuk melihat lebih luas hubungan antara dunia pendidikan tinggi dengan pembangunan daerah.

Rektor Unwidha Klaten, Prof. Dr. H. Triyono, M.Pd., menegaskan bahwa keberadaan perguruan tinggi tidak dapat dipisahkan dari lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. Sebagai perguruan tinggi yang berada di wilayah Kabupaten Klaten, Unwidha memiliki tanggung jawab untuk turut memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Tidak bisa dipungkiri Unwidha ini merupakan perguruan tinggi yang berada di wilayah Kabupaten Klaten. Sudah semestinya harus dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan Kabupaten Klaten,” kata Rektor.Menurutnya, mahasiswa perlu mengetahui perkembangan dan potensi yang dimiliki Kabupaten Klaten. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi sivitas akademika Unwidha untuk ikut mengambil bagian dalam mendukung visi Pemerintah Kabupaten Klaten, yakni mewujudkan Klaten Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.

Sementara itu, Pejabat Sekretaris Daerah Setda Klaten, Jaka Purwanto, S.Sos., M.M., mengajak mahasiswa baru untuk mengenal Kabupaten Klaten secara lebih dekat. Dalam pemaparannya, Jaka memperkenalkan kondisi umum Kabupaten Klaten, berbagai persoalan yang masih dihadapi, sekaligus potensi unggulan yang dapat dikembangkan. Hal tersebut dinilai penting karena mahasiswa Unwidha berasal dari berbagai daerah, bahkan dari luar Jawa, termasuk Papua.
Menurut Jaka, keberagaman latar belakang mahasiswa justru menjadi potensi tersendiri. Mahasiswa dapat membawa perspektif, pengalaman, serta gagasan baru untuk kemudian dikolaborasikan dengan berbagai potensi yang ada di Kabupaten Klaten.
“Dengan memperkenalkan Kabupaten Klaten dengan berbagai potensi unggulan yang dimiliki, para mahasiswa ini dapat memberikan pemikiran. Kolaborasi dengan dunia pendidikan tentunya juga harus terus dilakukan dalam mewujudkan Klaten yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sektor pariwisata menjadi salah satu potensi yang diperkenalkan dalam kuliah umum. Perkembangan destinasi wisata dan meningkatnya kunjungan wisatawan menjadi peluang yang dapat terus dikembangkan, terlebih dengan semakin mudahnya akses menuju Klaten.
Selain pariwisata, UMKM juga menjadi sektor penting dalam pengembangan ekonomi daerah. Klaten memiliki beragam produk yang dihasilkan para pelaku UMKM dan memiliki peluang untuk dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi digital. Di sinilah perguruan tinggi dan mahasiswa dapat mengambil peran. Jaka mendorong adanya kolaborasi dalam berbagai aspek, mulai dari pendataan atau database UMKM, pengelolaan usaha, hingga pemasaran berbasis digital.
“Banyak produk yang dimiliki para pelaku UMKM di Klaten. Kerja sama dengan mahasiswa dan kampus dalam melakukan pendataan, pengelolaan hingga pemasaran berbasis digital sangat diperlukan untuk mewujudkan UMKM yang berdaya,” pungkasnya.

Kuliah umum ini menjadi awal bagi mahasiswa baru Unwidha untuk melihat kehidupan perguruan tinggi dari perspektif yang lebih luas. Mereka tidak hanya dipersiapkan untuk mengikuti proses pembelajaran akademik, tetapi juga diperkenalkan dengan lingkungan sosial dan potensi daerah yang dapat menjadi ruang belajar sekaligus ruang kontribusi.
Semangat “Generasi Z Sahita” menjadi ajakan bagi mahasiswa baru untuk berani berkreasi, membangun kolaborasi, serta memanfaatkan pengetahuan dan teknologi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat, Unwidha diharapkan dapat terus tumbuh sebagai bagian dari ekosistem pembangunan Kabupaten Klaten sekaligus melahirkan generasi muda yang mampu berkontribusi bagi daerah dan Indonesia.

