Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Klaten mengumumkan pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) 2026 dari berbagai kategori. Ajang ini menampilkan ratusan inovasi dari pelajar hingga masyarakat umum, termasuk peserta dari sekolah di wilayah pinggiran yang berhasil masuk jajaran juara.
Pengumuman sekaligus penyerahan hadiah digelar di Pendopo Pemkab Klaten, Selasa (14/4/2026). Acara dihadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Pj Sekda Klaten Joko Purwanto, serta sejumlah pejabat Pemkab dan dewan juri Krenova.
Kepala Bapperida Klaten Pandu Wirabangsa menjelaskan rangkaian Krenova telah dimulai sejak Januari 2026, mulai dari pendaftaran hingga pengiriman proposal dan penilaian karya.
Tahun ini tercatat 234 inventor yang terbagi dalam lima kategori, yakni masyarakat umum, SMP/MTs (dua kelompok), serta SMA/SMK/MA (dua kelompok). Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp67,5 juta
Bidang lomba meliputi agribisnis dan pangan, pendidikan, kerajinan dan industri rumah tangga, sosial dan budaya, Geopark, energi, kehutanan dan lingkungan hidup, kesehatan, obat-obatan dan kosmetika, rekayasa teknologi dan manufaktur, serta teknologi informasi dan komunikasi. Dari tahun ke tahun, jumlah peserta terus meningkat, menandakan semangat inovasi di Klaten semakin tumbuh.
Untuk Kategori Masyarakat Umum, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro UNWIDHA yang beranggotakan Magda Mahardika Pratista, Ahmad Wahid Ma’arif, Raimon Rio Lega, Verdy Setyawan, Hanifah Ayu Setiyarini berhasil meraih Juara 4 atau Harapan 1 pada KRENOVA 2026 dengan judul Rencana bangun Plastic Enhaced Technology For Recycle Automation (PETRA) sebagai Automatic Melting Machine Dalam Penanganan Limbah Plastik LDPE.

Topik ini diangkat berdasarkan ekspresi keprihatinan mahasiswa atas kondisi sampah dari tahun ke tahun meningkat terus terutama di Kabupaten Klaten. Dengan adanya PETRA diharapkan menjadi salah satu solusi konkrit dalam hal penanganan sampah yang ada di Kabupaten Klaten.
Selain itu, prestasi juga diraih oleh mahasiswa dari Program Studi Informatika UNWIDHA, Stevanus Jeshe, Salim Ahmad, Muh Amirofa, Rafi Firmanda dan Muh Fadhilla Rosyidin yang berhasil meraih Juara Favorit dalam ajang KRENOVA 2026 dengan judul inovasi Sistem Informasi Posyandu Digital (SIPANDU) berbasis Mobile untuk deteksi dini stunting dan monitoring tumbuh kembang anak. Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian daya tarik inovasi, kebermanfaatan, serta apresiasi dari dewan juri dan publik. Capaian ini semakin memperkuat kontribusi mahasiswa UNWIDHA dalam menghadirkan inovasi – inovasi kreatif di berbagai bidang yang berdampak langsung bagi masyarakat.

