KLATEN — Perkembangan teknologi Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan yang semakin pesat mendorong dunia pendidikan untuk beradaptasi dengan kebutuhan era digital. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Widya Dharma Klaten (Unwidha) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Kolaborasi Pendidikan Vokasi dengan Teknologi AI: Menjawab Tantangan Memasuki Teknologi AI, Adaptasi, Peluang dan Etika” di SMK Negeri 2 Klaten.
Kegiatan yang berlangsung pada bulan Januari 2025 tersebut diikuti siswa dan guru SMK Negeri 2 Klaten. Pelatihan dilaksanakan di aula ruang pertemuan sekolah dengan menghadirkan materi terkait perkembangan AI, peluang dunia kerja, hingga etika penggunaan teknologi digital.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Unwidha Klaten dalam mendukung peningkatan literasi digital dan kompetensi teknologi bagi siswa sekolah vokasi agar lebih siap menghadapi revolusi industri berbasis AI. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar AI, sejarah perkembangan teknologi AI, serta implementasinya di berbagai sektor seperti pendidikan, industri, bisnis, dan dunia kerja. Pemateri juga menjelaskan bagaimana AI telah mengubah pola kerja dan pembelajaran masyarakat modern.
Selain penyampaian materi melalui metode ceramah, kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui sesi tanya jawab, diskusi kelompok, dan praktik langsung penggunaan teknologi AI. Peserta diperkenalkan pada berbagai platform AI yang saat ini banyak digunakan masyarakat khususnya prompt engineering google.

Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada pengenalan AI serta diskusi mengenai peluang dan tantangan teknologi di masa depan. Peserta diajak memahami keterampilan yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi dunia kerja berbasis digital. Sementara pada hari kedua, peserta mengikuti pelatihan dan simulasi penggunaan AI secara langsung, mulai dari chatbot, pengenalan gambar, hingga analisis data sederhana.
Tidak hanya membahas aspek teknologi, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya etika dalam penggunaan AI. Peserta diberikan pemahaman mengenai privasi data, bias algoritma, serta tanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi secara bijak dan positif.
Tim PKM Unwidha menjelaskan bahwa pemahaman AI bagi siswa SMK sangat penting karena teknologi tersebut diperkirakan akan menjadi bagian utama dalam berbagai sektor pekerjaan di masa depan. “Melalui pelatihan ini, siswa tidak hanya mengenal teknologi AI, tetapi juga memahami bagaimana memanfaatkan teknologi tersebut secara kreatif, produktif, dan bertanggung jawab,” ujar tim pelaksana kegiatan.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap teknologi AI dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja. Peserta juga dinilai aktif selama kegiatan berlangsung, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul selama sesi pelatihan. Selain itu, peserta memperoleh pengalaman langsung menggunakan aplikasi berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan industri kreatif. Mereka juga menyampaikan ketertarikan untuk mengikuti pelatihan lanjutan terkait pemrograman AI, machine learning, dan pemanfaatan AI dalam dunia bisnis.
Unwidha Klaten berharap siswa siswa SMK Negeri 2 Klaten mampu meningkatkan literasi digital, memahami perkembangan AI secara lebih luas, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja di era teknologi modern. Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi.

