BOYOLALI, 30 Juli 2026 – Komitmen membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah kembali diperkuat melalui penyambutan 237 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Universitas Widya Dharma (UNWIDHA) Klaten Tahun 2026 oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Boyolali. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kantor BAPPERIDA Boyolali tersebut menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk memulai pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal dan inovasi.
Penyambutan dipimpin langsung oleh Kepala BAPPERIDA Kabupaten Boyolali, Drs. Khusnul Hadi, M.M., didampingi Kepala Bidang Riset dan Inovasi (Rinov), Lilik Ariyanto, S.E., M.M., serta dihadiri para kepala desa yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN/KKT. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan dukungan pemerintah daerah terhadap peran perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan yang partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Drs. Khusnul Hadi, M.M. menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Widya Dharma Klaten yang menjadikan Kabupaten Boyolali sebagai lokasi pelaksanaan KKN/KKT. Menurutnya, program pengabdian mahasiswa merupakan bentuk kolaborasi strategis yang mampu menghadirkan inovasi sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi potensi desa.
Mahasiswa KKN/KKT UNWIDHA Tahun 2026 akan melaksanakan pengabdian di 10 desa yang tersebar di dua kecamatan. Di Kecamatan Cepogo, mahasiswa ditempatkan di Desa Cepogo, Desa Genting, Desa Sukabumi, Desa Mliwis, Desa Paras, dan Desa Sumbung. Sementara itu, di Kecamatan Selo, peserta akan melaksanakan program pengabdian di Desa Selo, Desa Samiran, Desa Lencoh, dan Desa Jerakah. Selama kurang lebih satu bulan, mahasiswa diharapkan mampu berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam mengembangkan berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi wilayah.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Universitas Widya Dharma Klaten di Kabupaten Boyolali. Besar harapan kami, mahasiswa dapat membantu mempromosikan potensi unggulan desa, mendorong lahirnya inovasi, serta memberikan kontribusi nyata yang berdampak bagi kemajuan masyarakat,” ujar Drs. Khusnul Hadi, M.M.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNWIDHA Klaten), Dr. Ronggo Warsito, menegaskan bahwa KKN/KKT merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Program ini dirancang sebagai ruang pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa mengintegrasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai kepemimpinan dalam menyelesaikan berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
“KKN merupakan laboratorium kehidupan yang mempertemukan mahasiswa dengan berbagai dinamika sosial di masyarakat. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa belajar membangun komunikasi, mengidentifikasi potensi desa, serta menghadirkan solusi yang inovatif dan aplikatif berdasarkan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan,” jelas Dr. Ronggo Warsito.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pelaksanaan KKN/KKT juga menjadi bagian dari upaya UNWIDHA dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang menekankan pentingnya transformasi digital, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi daerah. Oleh karena itu, setiap kelompok mahasiswa didorong untuk merancang program kerja yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Sinergi antara Universitas Widya Dharma Klaten, Pemerintah Kabupaten Boyolali, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai pelaksana program pengabdian, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam memperkuat kapasitas desa, mengembangkan potensi lokal, serta memperluas pemanfaatan teknologi dan literasi digital sesuai dengan tantangan pembangunan saat ini.
Melalui pelaksanaan KKN/KKT UNWIDHA Tahun 2026, Universitas Widya Dharma Klaten kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, berintegritas, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, program ini diharapkan mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

